flatnews

Inggris, Tim Bintang Tanpa Mental Baja

Mungkin nasib timnas sepakbola Inggris masih lebih baik dari Belanda. Ya, setidaknya Inggris sudah pernah juara di tahun 1966. Berbeda de...


Mungkin nasib timnas sepakbola Inggris masih lebih baik dari Belanda. Ya, setidaknya Inggris sudah pernah juara di tahun 1966. Berbeda dengan Bekanda yang gagal juara walau sudah masuk final piala dunia di tahun 1974, 1978 dan 2010.

Walau begitu, penampilan timnas Inggris setelah juara cenderung stagnan. Penampilan terbaik mereka di piala dunia 1990 dengan berhasil menembus semifinal. Seperti biasa, kutukan adu penalti yang menghambat jalan mereka. Lagi-lagi Jerman yang menjadi batu sandungan. Kala itu Inggris bermain cantik, namun harus gagal setelah tendangan bek mereka Stuart Pierce gagal menjebol gawang Jerman. Lalu seperti kita tahu, selanjutnya Jerman menjadi juara piala dunia 1990.

Inggris bahkan gagal melaju ke piala dunia 1994. Pada 1998 Inggris banyak diisi muka baru, yang fenomenal adalah Michael Owen dan David Beckham. Owen berhasil memukau dengan golnya ke gawang Argentina yang dijaga Carlos Roa. Beckham sendiri malah menjadi pesakitan dengan menerima kartu merah, akibatnya Inggris gagal ke perempat final. Lagi-lagi gagal setelah kalah adu penalti.

Di 2014 ini pelatih Inggris, Roy Hogdson lebih meberi ruang pada pemain muda. Namun masih menyertakan pemain diatas 30 tahun seperti Lampard, Gerrard, Jagielka dan Lambert. Hogdson tak ragu mencoret Ashley Cole yang selama ini tak tergantikan di posisi bek kiri. John Terry sendiri sudah sejak 2012 mengundurkan diri dari timnas, akibat kasus rasisnya pada Anton Ferdinand.

Secara komposisi pemain timnas Inggris sangat menjajnjikan. Banyak diisi pemain muda yang musim ini berhasil membuktikan kapasitas mereka di liga Inggris. Namun faktor mental dan pengalaman menjadi kekurangan yang terus disorot media Inggris. Selama ini tim tiga singa dikenal sebagai kumpulan pemain bintang yang bermain payah saat berkumpul bermain dalam satu bendera.

Figur Hogdson sendiri diyakini mampu memberikan percaya diri yang tinggi pada pemain Inggris. Karakternya yang kebapakan diharapkan bisa meredam ego masing-masing pemain. Belum fitnya wayne Rooney juga menjadi pengganggu bagi persiapan tim.

Inggris sendiri bergabung dalam grup neraka. Mereka bersama Italia, Uruguay dan Kosta Rika. Keraguan bisa dilihat dari skeptisnya pasar taruhan. Pengalaman Italia dan Uruguay yang lebih baik di piala dunia menjadikan Inggris diprediksi akan sulit lolos ke babak kedua. Apapun bisa terjadi, kita lihat saja nanti. (IDC)

Penulis: Ibnu Dwi Cahyo
Twitter: @Ibnucloudheart
Reactions: 

Related

Bola 36143134666558892

Post a Comment

emo-but-icon

Hot in week

Recent

Comments

Promo Gamis SAMARAH

Random News

item