flatnews

Pakai Kijang Hanya Pencitraan

SEMARANG – Penampilan Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo yang sederhana dengan hanya menggunakan mobil jenis Toyota Inova selama menjalanka...


SEMARANG – Penampilan Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo yang sederhana dengan hanya menggunakan mobil jenis Toyota Inova selama menjalankan tugas dinilai hanya pencitraan saja. Pasalnya, tudingan itu berdasarkan besarnya anggaran pembelian mobil dilingkungan pemprov Jateng yang pada tahun 2014 ini mencapai Rp 36,38 M.

“Ternyata gubernur memakai Toyota jenis kijang inova itu hanya pencitraan saja. Buktinya, dia mengalokasikan pembelian mobil mencapai Rp 36 milyar,”Ungkap Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) H Boyamin Saiman, Selasa (9/9) kemarin.

Menurutnya, mobil dinas di lingkungan pemprov Jateng sekarang ini masih bagus-bagus dan kondisi mesinya juga masih bagus. Sehingga sebenarnya tidak perlu melakukan pembelian lagi. Cukup melakukan perawatan terhadap kendaraan yang sudah ada.

Ditambahkannya, anggaran Rp 36,38 m itu, seharusnya bisa dialokasikan untuk yang lain. Misalnya pembangunan infrastruktur dan lain sebagainya. “Sekarang ini meski gubernur mencanangkan tahun infrastruktur, kondisi jalan dan jembatan di Jateng masih banyak yang rusak parah. Penanganan yang dilakukan juga tidak signifikan sama sekali,”ujarnya.

“Tapi sekarang malah mau melakukan pembelian mobil besar-besaran, dengan anggaran sampai 36,38 milyar,”tukasnya. 

Sebagaimana diberitakan kemarin, mayoritas satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di
lingkungan pemerintah provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran
untuk pengadaan mobil dinas (mobdin). Saat ini pengadaan mobdin sudah
memasuki tahap lelang.

Perhitungan Jateng Pos pada nota APBD 2014, dana yang
dianggarkan untuk mobdin tersebut mencapai Rp36,38 miliar. Angka itu
masih bisa bertambah dalam APBD Perubahan.

Alokasi yang cukup besar berada di Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda), serta
Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPPAD). Sementara
nominal terendah untuk pengadaan mobdin, sebesar Rp429 juta, di 8
SKPD. (lihat pula grafis).

Sekretariat DPRD Jateng juga menganggarkan dana sebesar Rp2,78 miliar.
Hanya saja dalam nota APBD, ditulis bukan untuk pengadaan, melainkan
pemeliharaan rutin/berkala.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Pemprov Jateng Sri Puryono
mengakui adanya anggaran untuk pengadaan mobdin tersebut. “Iya. Ada
tambahan pembelian mobil dinas tahun ini," katanya kepada Jateng Pos,
kemarin.

Mantan Kepala Dinas Kehutanan Pemprov Jateng ini mengaku tidak bisa
merinci berapa unit mobil yang dibeli. Seingat dia, anggarannya untuk
mobil avanza dan pick up. “Belum kami belanjakan,” paparnya

Dikatakan dia, pembelian mobil dinas itu untuk mendukung operasional
para pegawai. Sebab keberadaan mobdin yang ada saat ini kebanyakan
sudah tidak lagi memadai. “Jadi ada pengadaan itu,” terangnya.
Nominal Miliaran
- Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Rp2.076.000.000.
- Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPPAD) Rp2.020.000.000.
- Dinas Kesehatan (Rp1.562.000.000).
- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Rp1.290.000.000).
- Kantor Wilayah (Rp1.051.000.000).
- Dinas Kehutanan (Rp1.143.500.000).
- Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) (Rp1.159.638.000).
Nominal Terendah (Rp429 juta)
- Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) I, II, dan III.
- Badan Kepagawaian Daerah (BKD)
- Inspektorat
- Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan
- Dinas Koperasi dan UMKM
- Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Sumber : APBD 2014 Pemprov Jateng dan FB Su'udi
Reactions: 

Related

Daerah 5265393033011893964

Post a Comment

emo-but-icon

Hot in week

Recent

Comments

Promo Gamis SAMARAH

Random News

item