flatnews

Heboh ! Alfamart Jual Ribuan Terompet Sampul Al-Quran

KENDAL, Jowonews.com   – Masyarakat di kabupaten Kendal heboh. Menjelang malam pergantian tahun, warga Kabupaten Kendal dikejutkan dengan...


KENDAL, Jowonews.com  – Masyarakat di kabupaten Kendal heboh. Menjelang malam pergantian tahun, warga Kabupaten Kendal dikejutkan dengan adanya temuan terompet yang menggunakan bahan baku dari sampul Al Quran. Terompet itu dijual di minimarket Alfamart yang ada di wilayah Kabupaten Kendal. Bahkan, sebagaian besar dari terompet tersebut sekarang sudah terjual dan beredar di masyarakat.

Menurut sumber, terompet berbahan kertas sampul Al Quran tersebut pertama kali ditemukan seorang warga Kelurahan Kebondalem sekaligus tokoh agama, yakni  Kiai Kresno Abrory pada  Minggu(27/12) sekitar pukul 16.00 petang.

Diketahui terompet tersebut dijual di sebuah Alfamart  di daerah Kebondalem. Sampul tersebut berwana hijau dan  bertuliskan Kementrian Agama RI tahun 2013 dengan kaligrafi arab bertuliskan lafadzh Alqur’anulkarim. “Infonya terompet tersebut dijual dengan harga Rp 3 ribu, setelah mengetahui sampul dengan tulisan Arab, ia pun melapor ke pihak kepolisian,” kata sumber yang enggan disebut namanya ini.

Ketika wartawan mencoba mendatangi rumah Kiai Kresno Abrory, rumah dalam keadaan sepi karena Kiai Kresno sedang tidak ada dirumah. ” Bapak tidak ada dirumah mas, sedang pergi ke Wonosari, “ujar istri Kiai Kresno Abrory.

Pihak Polres Kendal saat ini telah menyita puluhan terompet yang menggunakan bahan sambul Al Quran. Kapolres Kendal, AKBP Widi Atmoko hingga berita ini diturunkan enggan berkomentar terkait temuan yang mengandung unsur sara tersebut.

Carcom Branch Manager PT. Sumber Alfaria Terijaya, Eko Mujianto mengatakan, adanya temuan terompet yang dijual oleh pihak minimarket yang menggunakan kertas sampul Al Quran, sudah diketahui oleh pihak management. Bahkan pihak management yang  mendapatkan laporan langsung melakukan penarikan terhadap semua terompet yang dijual di semua gerai yang ada. “Sudah ditarik semua dari peredaran,sejak pihak kepolisan menyarankan terompet untuk ditarik,” ujarnya.

Menurut dirinya, penjualan terompet dilakukan untuk memeriahkan tahun baru dan memenuhi permintaan masyarakat yang sangat tinggi. Terompet yang dijual sendiri didatangkan suplier yang ada di Semarang. “Kami adalah perusahaan retail, tapi kami tidak tahu di dalamnya isinya apa yang dicek adalah bentuk dan kualitas bunyinya saja, jadi kami tidak mengecek bahannya dari apa,” paparnya.

Eko memastikan jika semua produk terompet telah ditarik dari peredaran yang ada di Jawa Tengah. Tercatat suplier menitipkan terompet sebanyak 14 ribuan lebih. ” Semuanya sudah ditarik dan dikembalikan ke pihak suplier dan pembuatnya yang ada di Semarang. Saat ini suplier telah diperiksa oleh pihak kepolisian,”pungkasnya.

Sumber: Jowonews
Reactions: 

Related

Daerah 5394584706546545052

Post a Comment

emo-but-icon

Hot in week

Recent

Comments

Promo Gamis SAMARAH

Random News

item