flatnews

Angkutan, oleh Salim A Fillah

"Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan & di lautan, Kami beri mereka rizqi dari se...


"Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan & di lautan, Kami beri mereka rizqi dari segala yang baik & Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang Kami ciptakan." (QS Al Israa' [17]: 70)
Pengangkutan adalah salah satu pemuliaan Allah bagi manusia, maka salah satu tugas kepemimpinan Islami adalah mengkhidmahkan transportasi orang dan barang yang baik kepada rakyat.
Adalah Sayuidina ‘Umar yang sejak terjadinya krisis Ramadah menggesa pembangunan infrastruktur dan jaminan keamanan yang mendukung kelancaran suplai logistik. Pada jalur antara Syam ke Madinah, Kufah ke Madinah, dan bersambung hingga Yaman; didirikan pos-pos penjagaan dan tempat-tempat istirahat kafilah yang memadai.
Di tahun berikutnya, setelah melihat lama dan mahalnya angkutan darat dari Mesir ke ibukota, ‘Umar memerintahkan Gubernur ‘Amr ibn Al ‘Ash untuk menggali kanal yang menghubungkan Sungai Nil dengan Laut Merah, sehingga hasil pertanian Mesir yang berlimpah dapat diangkut dengan cepat ke Madinah untuk menekan harganya. Terusan itu tetap berfungsi hingga akhir masa pemerintahan Sayyidina ‘Utsman ibn ‘Affan.
Duhai Yogyakarta cintaku, yang beberapa tahun lagi insyaallah akan empunya Bandara tuk jadi gerbang nusantara dengan kapasitas 50 juta penumpang per tahun, yang terhubung dengan tol dan rel; semoga segera dapat digesa penyediaan transportasi publik yang memadai di kotanya.
Pernah terwacana oleh Walikota akan ada Tram untuknya; ia asyik & ramah lingkungan. Bayangkan tram kita menyusur sepanjang Malioboro, belok ke Ahmad Dahlan atau Senopati, atau lurus ke Kauman atau Ibu Ruswo, memutar ke Gondomanan lalu Jl. Mataram atau Sultan Agung. Kendalanya; jalurnya memakan bagian jalan & kabel-kabelnya mengganggu keindahan.
Bagaimana kalau Underground MRT? Struktur tanahnya kuatkah? Monorel? Bagus juga, meski mahal. Ah, akan selalu ada kendala; tapi duhai para calon walikota, tak dapat tidak kebutuhan transportasi publik harus dijawab, sebelum terlambat, dan kita terjebak dalam arus padat yang merangkakpun tak dapat.
Yang ada dalam gambar adalah Bus Listrik di Zurich, Switzerland. Sehakikat dengan Tram sih😁
Reactions: 

Related

Unik 2668154563848767406

Post a Comment

emo-but-icon

Hot in week

Recent

Comments

Promo Gamis SAMARAH

Random News

item