flatnews

Ini Penyebab Banyak TKA Kasar Cina Menyerbu Tanah Air

Berita makin banyaknya TKA kasar asal Cina memang bukan isapan jempol semata. banyak dijumpai di proyek-proyek pemerintah ya...

















Berita makin banyaknya TKA kasar asal Cina memang bukan isapan jempol semata. banyak dijumpai di proyek-proyek pemerintah yang bekerja sama maupun dimodali oleh negeri tirai bambu tersebut, tenaga kerja kasarnya menggunakan warga Tiongkok.

Kegusaran mulai menghinggapi banyak orang, karena turunnya daya beli masyarakat juga diikuti dengan lemahnya penyerapan kerja, belum lagi adanya PHK. Tapi kenapa TKA kasar asal Cina bisa bekerja di tanah air? Padahal sebelumnya TKA dengan skil tertentu yang diperbolehkan bekerja di Indonesia.

Usut punya usut ternyata pada tahun 2015, pemerintah melonggarkan aturan mengenai penempatan tenaga kerja asing. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 35 tahun 2015, yang merevisi aturan sebelumnya yakni Permenaker tahun 16 tahun 2015 tentang tata cara penggunaan tenaga kerja asing.

Permenaker yang mulai berlaku sejak 23 Oktober 2015 ini memiliki beberapa poin krusial. Yang paling terasa adalah aturan baru ini menghapus ketentuan tentang kewajiban perusahaan merekrut 10 pekerja lokal jika perusahaan mempekerjakan satu orang TKA.

Sebelumnya, pada Permenker Nomor 16 tahun 2015, kewajiban untuk merekrut pekerja lokal tertuang dalam pasal 3 ayat 1. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri beralasan, kewajiban itu tidak dapat disamaratakan bagi seluruh bidang usaha dan perusahaan.

Dengan longgarnya aturan tenaga kerja asing ini, banyak perusahaan bisa memilih menggunakan tenaga kerja asing. Namun Hanif berdalih, kebanyakan pimpinan perusahaan sebenarnya tak sembarangan memilih warga asing bekerja di perusahaan.

Hanif beralasan, kemudahan bagi pekerja asing ini untuk memudahkan alih teknologi di berbagai perusahaan.


Sumber: Kompas 2015
Foto: iNews TV

Reactions: 

Related

Nasional 8842031118797600213

Post a Comment

emo-but-icon

Hot in week

Recent

Comments

Promo Gamis SAMARAH

Random News

item