flatnews

2 Juta Data Nasabah BRI Life Diduga Diperjualbelikan

Masyarakat Indonesia kembali dihadirkan kabar kebocoran data pribadi. Perusahaan pemantau kejahatan cyber, Hudson Rock menyebutkan dalam aku...

Masyarakat Indonesia kembali dihadirkan kabar kebocoran data pribadi. Perusahaan pemantau kejahatan cyber, Hudson Rock menyebutkan dalam akun twitternya, pencurian data dialami BRI Life.

Dalam screenshot atau tangkapan layar yang dibagikan, terlihat banyak domain dan subdomain dari BRI yang datanya diambil.

Pakar keamanan siber Pratama Persadha menjelaskan, pada saat dicek di raidforums, ada akun bernama Reckt sempat mengunduh sampel data yang dia jual. Naamun, kemudian dihapus.

Akun tersebut menjual Database Nasabah BRI Life Insurance diperkirakan sebanyak 2 juta lebih nasabah dan scan dokumen lebih dari 463 ribu.

Pratama menambahkan, databasenya memiliki pin polis asuransi (sha1), detail lengkap tentang pelanggan yang menggunakan asuransi tersebut, total manfaat, total periode tahun.

Ada berbagai macam dokumen seperti KTP, KK, NPWP, foto buku rekening bank, akta kelahiran, akta kematian, surat perjanjian, bukti transfer, bukti keuangan, bukti surat kesehatan seperti Elektrokardiogram (EKG), diabetes dan lainnya.

“Ada sebanyak 463.519 file dokumen dengan ukuran mencapai 252 GB. Juga ada file database berisi 2 juta nasabah BRI Life berukuran 410MB,” kata Pratama dalam keterangannya, Rabu (28/7/2021).

Untuk sampel sendiri yang diberikan berukuran 2,5 GB berisi banyak file dokumen. “Dua file lengkap tersebut ditawarkan dengan harga 7.000 dollar US dan dibayarkan dengan bitcoin,” tuturnya.

Dari sampel yang didapat, datanya sangat lengkap. Dari data mutasi rekening, bukti trasnfer setoran asuransi, KTP, ada juga tangkapan layar perbicangan WhatsApp nasabah.

Dokumen pendaftaran asuransi, KK, beberapa formulir pernyataan diri dan kesanggupan, bahkan lengkap dengan polis asuransi jiwa juga ada lengkap disertakan.

“Artinya dari klaim Hudson Rock sebagai pihak yang menginformasikan kebocoran maupun pelaku penjual data, kemungkinan besar benar,” imbuhnya.(dan)

Sumber : www.indoposco.id

Related

Tekno 7625459906528371268

Posting Komentar

emo-but-icon

Hot in week

Recent

Comments

Random News

item